24.6.11

Layang Sayang


Ku baca Firman Persaudaraan

Ketika ku baca firman-Nya, “Sungguh tiap mukmin bersaudara”
Aku merasa, kadang ukhuwah tak perlu dirisaukan
Tak perlu, kerana ia hanyalah akibat dari iman.

Aku ingat pertemuan pertama kita,
Dalam dua detik, dua detik sahaja,
Aku telah merasakan perkenalan bahkan kerasian
Itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra
Dengan iman yg menyala, mereka telah muwafakat
Meski lisan belum saling sebut nama dan tangan belum berjabat.

Ya, ku baca lagi firman-Nya, “Sungguh tiap mukmin bersaudara”
Aku makin tahu, persaudaraaan tak perlu dirisaukan...

Kerana saat ikatan melemah, saat keakraban kita merapuh
Saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan
Saat pemberian bagai bara api, saat kebaikan justeru melukai
Aku tahu, yang robek bukan ukhuwah kita
Hanya iman-iman kita yang sedang sakit atau mengerdil
Mungkin dua-duanya, mungkin kau saja
Tentu lebih sering, imanku yg compang-camping.

Ku baca firman persaudaraan,
Dan aku makin tahu, mengapa di kala lain diancamkan,
“Para kekasih pada hari itu, sebahagian menjadi musuh sebahagian yang lain,
Kecuali orang-orang yang bertaqwa.”

Salim A.Fillah
Dalam Dakapan Ukhuwah


Hujung Entri:
*Terima kasih kepada dia yang melayangkan tulisan ini ke peti mel saya. Dia yang saya percaya. Dia yang saya cinta. Semoga kami dan kalian tetap bersama melangkah hingga ke hujung nyawa. Ukhti, maafkan ku bila tak sempurna. Terima kasih, kak!


___________________________________________________________________________________
KHAYR ANNISA @ khayrannisa.blogspot.com 
"Hidup mati biarlah untuk-Nya"

3 comments:

nurul said...

Maafkan bila ku tak sempurna
Cinta ini tak mungkinku cegah
Ayat-ayat cinta bercerita
Cinta ku padamu

Bila bahagia mulai menyentuh
Seakanku bisa hidup lebih lama
Namun harus ku tinggal kan cinta
Ketika ku bersujud

nadz said...

ini tulisan salim a. fillah kan?

Khayr Annisa said...

nadz, haah. saya cadangkan nadz baca tulisan-tulisannya. menarik dan berisi.