25.7.14

Ramadhan 27: Para Sahabat Di Hujung Ramadhan

Ramadhan 27: PARA SAHABAT DI HUJUNG RAMADHAN

Para sahabat radhiyallahu ‘anhum khuatir sekiranya mereka menjadi orang yang celaka kerana tidak mendapatkan ampunan, padahal Ramadhan akan segera pergi. Maka mereka pun menangis, meluapkan ketakutan kepada Allah SWT seraya bermunajat agar amal-amal mereka diterima. 


رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَمَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَتِلَا وَتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Wahai Rabb kami, terimalah puasa kami, shalat kami, ruku' kami, sujud kami dan tilawah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Para sahabat dan orang-orang soleh bukan hanya berdoa di akhir Ramadhan. Bahkan, rasa khauf membuat mereka berdoa selama enam bulan agar amal-amal di bulan Ramadhan diterima Allah SWT. Lalu enam bulan setelahnya mereka berdoa agar dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya. 


اللَّهُمَّ إِنِّي نَسْأَلُكَ وَالْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

“Ya Allah, aku memohon petunjuk, ketakwaan, penjagaan diri dan kecukupan kepada-Mu.” [HR. Muslim 2721, Tirmidzi 3489]


اللَّهُمَّ أَلْهِمْنِي رُشْدِي وَقِنِي شَرَّ نَفْسِي

Ya Allah, anugerahkanlah kebenaran kepadaku dan lindungilah aku dari kejahatan hawa nafsuku.” [HR. Tirmidzi 3483, al-Misykat 2476]


يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ

Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu.”
[HR. Ahmad 11697, Ibnu Majah 3834, Tirmidzi 2140]


_
Hujung Entri:
*Terpaksa buat keputusan cutikan kelas hari ini (dengan cadangan daripada Penolong Ketua Jabatan). Anak-anak murid sudah ramai yang pulang ke kampung halaman. Cuti kami seminggu, semua harus ulang kaji dalam lebaran.
*Cuti kelas berganti dengan jadi pendengar dalam sidang pembentangan kertas cadangan tesis. Teman kawan, sokong kawan. Konon-konon jadi 'mumtahinah' sebelum kawan bentang depan 4 orang Profesor.
*Ya Allah, temukanlah aku dengan gadis Palestin semalam..

___________________________________________________________________________________
KHAYR ANNISA @ khayrannisa.blogspot.com 
"Hidup mati biarlah untuk-Nya"